Menulis sebagai Self Healing: Strategi Mengubah Luka Menjadi Karya

23 Desember 2025

Kegiatan bertajuk “Menulis Menjadi Self Healing (Strategi Mengubah Luka Menjadi Karya)” telah diselenggarakan oleh SJFM pada 23 Desember 2025 dengan menghadirkan CEO Pena Langit Publishing, Aang Fatihul Islam, sebagai narasumber. Kegiatan ini dipandu oleh host Ninda Ahmad dan berlangsung dalam suasana dialogis serta reflektif.

Dalam pemaparannya, Aang Fatihul Islam menegaskan bahwa konsep luka dalam proses menulis tidak selalu merujuk pada pengalaman personal semata. Luka juga dapat dimaknai sebagai luka kolektif, yaitu pengalaman sosial, kultural, atau historis yang dirasakan bersama oleh suatu komunitas atau masyarakat. Luka kolektif tersebut, menurutnya, dapat menjadi sumber inspirasi yang kuat untuk melahirkan karya-karya tulis yang bernilai reflektif, kritis, dan transformatif.

Lebih lanjut, Aang menjelaskan bahwa menulis dapat berfungsi sebagai media self healing sekaligus sarana penyadaran sosial. Melalui tulisan, penulis dapat mengolah pengalaman pahit—baik individu maupun kolektif—menjadi narasi yang tidak hanya menyembuhkan diri, tetapi juga membuka ruang empati, solidaritas, dan pemahaman bersama. Proses ini memungkinkan luka diubah menjadi kekuatan kreatif yang memberi makna baru bagi pengalaman hidup.

Kegiatan ini juga membahas strategi praktis dalam mengolah luka menjadi karya, mulai dari mengenali emosi dan konteks sosial, menuliskannya secara jujur dan reflektif, hingga mengemasnya dalam bentuk esai, puisi, atau narasi populer yang komunikatif. Diskusi yang dipandu oleh Ninda Ahmad berjalan dinamis dan mendapat respons antusias dari para peserta.

Melalui kegiatan ini, SJFM bersama Pena Langit Publishing berharap dapat mendorong lahirnya penulis-penulis yang tidak hanya produktif secara kreatif, tetapi juga peka terhadap realitas sosial. Menulis diharapkan menjadi ruang penyembuhan, perlawanan yang elegan, serta sarana transformasi dari luka—baik personal maupun kolektif—menjadi karya yang bermakna dan berdampak.

Kontributor: Siti Ratna Sari

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top